Alasan Indonesia Tidak Perlu Lockdown

Dipublikasikan tanggal
Desakan lockdown dari berbagai pihak di tengah pandemi virus korona atau covid-19 di Indonesia cukup deras akibat terus bertambahnya korban yang positif covid-19. Namun, pada akhirnya Presiden Jokowi memutuskan untuk Tes Massal virus korona dan bukan memilih jalan lockdown.
Sebenarnya apa saja pertimbangan pemerintah yang pada akhirnya memilih tes massal ketimbang lockdown? Lalu bagaimana sejati yang akan terjadi pada sektor ekonomi jika jalan yang dipilih adalah lockdown?
Semua akan dijawab dalam wawancara khusus bersama Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Prof. Rhenald Kasali yang dipandu oleh Direktur Pemberitaan medcom.id Abdul Kohar.
#Viruskorona #Newsmakermedcom #RhenaldKasali

Komentar

  • Kalau guru besar FK UI sih sarankan untuk karantina, lockdown atau entahlah apa namanya, yg penting isolasi2 untuk wilayah dengan zona merah. Biar nanti fakta sejarah yang akan membuktikan bener engga statement prof renald ini

  • India sdh jadi korban lokdown... Semoga allah selalu melindungi indonesia dari Pejabat2 serakah dan haus jabatan...hanya tau teriak tanpa bekerja

  • Cerdas, menyejukkan, memotivasi, memberi harapan πŸ‘πŸ™

  • Banyak "paduka lover" disini.. Minggir ah takut ketularan sengklek..

  • Prof Reynard mmg mantap...πŸ‘πŸ‘πŸ‘

  • Sehat selalu pak Renald Kasali ...jangan berhenti mentransfer ilmu kepada anak muda ...Indonesia pasti bisa

  • G, perlu lockdown yg penting diam di rmh masing-masing,nnti dikirim sembako,dlm waktu 1x24 jam !!!

  • btl dan msk akal prof apa yg di terang kan prof ini.media dan orang yg mulutnya tak mau diam yg menakutkan org.

  • Sosok prof yg smart,yg sll mencerahkan..data dan fakta sll berkaitan, mdh utk di pahami..

  • kalo profesor atau (akademisi) bicaralah pake metodologi dan data kalo birokrasi bicaralah pake regulasi dan etika kalo buzzer bicara ga pake apa2 juga boleh, asal nyablak!!! bukan begitu prof? 1. kalo dalam kondisi begini ada yang eksport APD dan kita import kembali apakah itu baik2 saja? Bisa jelaskan? 2. apakah climate change, banjir, tidak disebabkan dari izin yang diterbitkan atas RTRW yang belum siap? 3. (a) Sumber APBN dari pajak dan retribusi, (b) obyek dan pajak dan subyek retribusi itu diterbitkan berdasarkan izin usahamya, (c) izin dikeluarkan sesuai dengan RTRW dan RDTR, (d) RTRW dan RDTR di susun berdasarkan pertimbangan ecoregion dan keanekaragaman hayati, sekarang RDTR di Indonesia dari 300 kab/kota hanya 2% yang sudah tersedia... 4. perlu professor tahu, di tahun 2017, 3 milyar investasi hanya mampu menyerap 1 orang TKI dengan UMR, perasaan masih kalah sama tukang pecel lele yang informal, yang dikejer satpol pp tapi masih sanggup rekrut 3 orang karyawan tanpa harus menjual atau menggadai wilayah kita untuk beli atau disewa bangsa lain Gimana prof? Profesor baik2 saja?

  • Metro punya wkwk. Dimana2 dia mendukung tdk perlu lockdown

  • Menarik klo mendengar ulasan dari ahli orangnya jokowi , berbanding terbalik dg kenyataan dg negara lain. Sekilas negara kita lebih hebat dari negara lain. Tapi bagaimana mungkin negara yg tergantung kpd negara lain seperti singapura dan negara maju lainnya. Yg terjadi rakyat akn menjadi bodoh terus.

  • Respect sama Prof ini, very knowledgable and wise πŸ‘ Great content!

  • Refund biaya pendidikan #catet #mhswUI

  • Gimana caranyaaa menghambat penyebaran virus tanpa lockdown atau minimal karantina wilayah??? Warganya aja masih ngeyel mondar mandir keluar masuk jakarta, liat aja itu kereta api n moda transportasi lainya yang dengan santainya mondar mandir, jangan nganggap remeh ini lah prof,

  • Ah propesor tolak angin lo, hoax yg menjanjikan relaxasi tagihan kredit licing kepada rakyat itu manusia apa iblis?

  • Sehat terus prof sebarkan kebaikan dan positif selaluπŸ˜πŸ‘Œ

  • Klo lockdown,indonesia akan kocar kacir,nnti ujung2Nya menyalahkan pemerintah

  • Mencerahkan.

  • Pintar tidak perlu lockdown , luar negeri itu buat jebakan Indonesia jika lockdown

  • Setuju pak...sebagai manusia ber-Iman tidak perlu khawatir yg berlebihan tapi juga jangan sombong plus jangan jadi pemuda/i cengeng, berusaha dan berfikir..berdoa...diujung msh ada harapan...

  • Apakah video ini masih relevan setelah pasien positif tembus 1400 orang?

    • Apa lu gk mikir ekonomi secara luas.. ini negara kepulauan boss... Tanpa di lockdown pun sdh terpisah pisah..

  • itu kyaknya yg di cina mati banyak gara2 lockdown jd rakyat kecil yg mati pd kelaparan. krna gak kerja gada pendapatan. dan mncari bhn mkananpun susahπŸ™„

  • wawancara nya di tempat rame dong prof... ga perlu lockdown kan...?

  • Lockdown TDK salah dan TDK lockdown pun juga TDK salah.....opsi2 yg akan diambil didasarkan situasi yg terjadi di lapangan.....logikanya apakah suatu daerah yg masiv akan penyebarannya TDK perlu Lockdown???? Begitu pula sebaliknya daerah yg masih aman apakah perlu Lockdown???? .....dari sinilah skenario apa yg diambil tergantung seberapa besar manfaat & mudhoratnya. .....menurut saya pak profesor adalah cara pandang dirinya, itupun belum tentu bener bagaimana kadar persoalan kedepannya. .....beliau pada sisi pandang ekonomi, seakan akan mengesampingkan faktor sakit/kematian. .... Wallahu a'lam bisyawab.....

  • id-tv.org/tv/video-fuNIJtRXdEs.html

  • Harus lock down nk tungu teruk bru nk lock down ke indonesia..ples lock down jgn macam malaysia skrg kmi kena hadap 1bln lock down hrp2 lps lock down 14hb 4 di akhiri dgn baik2..mohon kalian doa supaya negara2 yg tekena c19 mejadi ekonomi lebih mantap..

  • Atheis adalah hak nya tp klo membuat kerusakan dgn diawali pembangunan adalah tak ada nilai.

  • Akibat kesalahan penguasa yg sembrono ,yaitu hub.nya atheis

  • Indonesia sangat butuh banyak orang orang seperti Prof RG,bukan tukang dakwah,ceramah yang bersifat fasis dan rasis yg justru berpotensi memecah belah bangsa yang berfalsafahkan Pancasila ini

  • Omong kosong , tidak lockdown karena ada kepentingan ekonomi dgn atheis tiongkok.

  • Nanti kalo banyak orang yang mati karena larangan lock down siapa yang tanggung jawab... Kalo ekonomi ambruk gegara lock down siapa yang tanggung jawab??? Pemerintah??? Pedulikan pemerintah terhadap rakyatnya??? 600 lebih meninggal secara serentak "pilpres 2019" menjawab Pedulikah terhadap ekonomi rakyat nya??? Korupsi menjawab

  • indon buat apa bikin lockdown kerna indonkn kebal dr viros rorona

  • sistimatis yang di dasari dengan metode ilmiah..observ capasity besar.kemungkinan semua harus .siap untuk menhadapi ..perobahan secara mendadak cara pikir komprehensif pelaku prodk vaksin 2020 cadangan siapkan 2021 iklim di mungkin ada dan muncul yg baru lagi sependapat ka suasana aktifitas rutin tetap jalan seperti jasa ojek line grab line curir klu tdk..dampak berimbas kita bisa terpuruk krisis ekor panjang imbas besar seperti chene singapure jepan ..kita harus berpikir perspectif janka panjang

  • ALLAH SWT. KALAU KITA SEKARANG SADAR SEDANG MENGARAHKAN PINTU RIZKI PADA NEGARA KITA. KITA TINGGAL DI NEGARA TROPIS. SEHARUSNYA BISA DIMANFAATKAN DAN TIDAK PERLU PARNO. TAPI HARUS DISIPLIN. SAYA PERCAYA KALAU KITA JAGA KESEHATAN DAN KEBERSIHAN, MAKANAN BEGIZI, MENJAGA JARAK, SAYA RASA KITA AKAN PULIH.

  • Manteb bro

  • Faktanya Negara Italia ribuah yang meninggal, So solusi pemerintah apa ..

  • Karantina Wilayah = Sediakan Kebutuhan Dasar Rakyat

  • Indonesia tdk perlu lockdown untuk mengatasi Covid-19... Krn akan berdampak buruk buat kelangsungan hajat hidup masyarakat... Indonesia cukup menerapkan disterilsasi...

  • Eh, yg pada pengen lockdown, lo semua pada pgn negara ini chaos, ya...?

  • Pakar ekonomi bisnis.. coba undang Pakar epidemiologi bakal beda cerita.. smart lah yang jadi masalah virus kok ngomongin dampak ekonomi akibat karantina.. Uang bisa di cari tapi kesehatan lebih dari UANG..

  • Mohon sumua warga Indonesia jgn panik dgn pirus jahat ini., Entar pasti hilang sendirix, yg penting kita sama2 berdoa kpd Tuhan yg maha kuasa agar cepat musnah di negri kita tercinta ini.

  • Mendengar penjelasan pak Rhenald selalu termotivasi utk melakukan sesuatu yg baik dan bermanfaat, dan penjelasannya sll memberi kesejukan dan solusi...sukses selalu tuk rumah perubahan

  • Mantap ini hampir 45 menit tapi bisa dicerna, jelas dan runut, padat dan jelas.

  • Kita perlu orang seperti prop Rhenald Gasali yg memberi pencerahan dan harapan bukan ekonom2 bejat dan suka meghujat. Kuat terus Indonesiaku kita mampu menghadapi ini semua mari bersatu terus biarkan anjing menggonggong lama2 mulutnya penuh kutu.

  • Mantab, inslpirasi dari RUMAH PERUBAHAN selepas gelap di ujung pasti ada cahaya

  • Penjelasannya cukup Komprehensif dan membuka wawasan baru, tetapi saya sedih mendengar video menit ke.19.00 "Kenapa harus menunggu yg mati lebih dari nilai 5000 nyawa dalam 1 wilayah Jakarta aja Prof.??" Semoga pemerintah bisa secara cepat dan tepat dlm mengambil kebijakan bukan hanya dari segi ekonomi saja... Salam Hormat & Sehat selalu Prof. Rhenald Kasali.

  • Ga usah lokdon, ga perlu. Penyakit nya udah masuk koq. Harus nya diusir keluar tuh penyakit...

  • kesimpulannya kata prof. kalau udah 5000 lebih baru lockdown, jadi nunggu banyak korban dulu ya, sangat mengerikan...

  • Jika UU karantina tidak diperlakukan dengan pembatasan wilayah. Maka tanggungjawab terbesar ada di pemerintah pusat dan pakar pakar yang jadi rujukan. Kita lihat Senin 30 Maret 2020 Apakah sudah ada keberanian mengkarantina wilayah ? Mengutip Presiden Ghana, kami Lock Down, kami tahu cara menghidupkan kembali perekonomian tapi kami ndk tahu cara menghidupkan orang yang meninggal karena Corona.

  • Pk renal kasali... Seharusnya jadi penasehat di kabinet ..mungkin bisa membantu untuk kemajuan negara

  • Penjelasan yg sgt menyejukkan, berspektrum luas dan bijak. Smg dpt menginspirasi utk kt semua dpt bersikap tenang dan berfikir positif. Hormat sy kpd Prof. Reynald Kasali πŸ™

  • Terima kasih pak Prof dan host. Semoga Qt semua diberi kebahagiaan dunia dan akhirat

  • Virus memang ga lama...palingan 6 bulan...tapi setelah 6 bulan semua moduar...

  • <a href="#" class="seekto" data-time="1133">18:53</a> nunggu banyak yg mati dlu smpe 5rb per wilayah baru mau lockdown/karatina wilayah.. nunggu rakyat yg byk jd korban dlu??. ckckck..

  • Insipiring Prof Rhenald

  • ada vlog yg menarik ttg fakta2x aneh covid-19 .... sebelum di takedown lagi , silahkan ditonton sampai selesai, semoga bermanfaat id-tv.org/tv/video-hcvxqzatUGE.html

  • Menyejukkan sekali prof penjelasannya

  • kurang pintar apa ahli virologi di china, toh mereka gagal mengantisipasi meledaknya wabah di wuhan, karena ahli virologi belum tentu paham epidemologi, kalaupun ada ahli epidemologi paham epidemologi corona virus, belum tentu paham epidemologi covid-19, karena ini virus corona sama sekali baru, masih banyak sifat yang belum diketahui. maka ketika pak rhenal ngomong wabah covid-10 ini "seperti yang sudah sudah", ya sudah berarti dia pamer ketidak tahuan dirinya tentang covid-19 ini lompat pagarnya terlalu jauh pak

  • Prof, itu bukan kapasitas sampean. Sebaiknya jangan begitu

  • MANTAP.......KITA SEMUA BUTUH PENCERAHAN HIDUP

  • Yang punya liquid banyak... Lagi2 yang di untungkan para orang kaya yang punya saldo no limit..

  • marketing ngomong

  • Kenapa mesti tunggu 5000 org jd korban ? Biar aja lah prof ngomong apa.. yg ptg pemerintah sdh merencanakan ini.. m.mediaindonesia.com/read/detail/299568-pemerintah-segera-tutup-arus-transportasi-ke-luar-jakarta

  • Coba dingarkan di menit @<a href="#" class="seekto" data-time="1132">18:52</a> Lockdown dilakukan jika jumlah korban sudah mencapai 5000 orang. Lalu apa artinya, 5000 jiwa melayang lalu pada akhirnya lockdown juga?

  • tinggal pilih prof dungu, apa takut lapar sebentar atau mau mati cepat karena pirus, tenaga medis kita sudah byk yg mati prof, pikir itu, jgn sampai seperti di italia sudah tdk tetkendali

  • Italy lockdown juga gak ada perubahan, Korban jiwa masih saja tinggi

  • Kalau 3% penderita COVID-19 meninggal, berarti 3% x 200+ juta = minimal 6 juta orang. Tujuan lockdown bukan mencegah orang kena, tapi menyebar jumlah pasien ke beberapa bulan/tahun agar rumah sakit punya cukup tempat + alat untuk menyelamatkan 6 juta orang. Tapi tanpa investasi di rumah sakit tidak ada bedanya disebar atau tidak kalau rumah sakit + dokter tidak dapat alat perlindungan + testing + membantu pernafasan. Pada akhirnya semua orang akan kena COVID-19, 97% akan hidup, 3% tergantung rumah sakit/dokter untuk tetap hidup.

  • Malaysia lockdown 4mnggu itupun bergantung pada keputusan sama ada menurun atau meningkatnya kematian seandainya kematian semakin meningkat lockdown akan dilanjutkan.. Alhamdulillah kerajaan kami memahami kesusahan rakyatnya memberi kami bantuan kewangan rm 1.600 dan pengeluaran kwsp rm500 selama 12bulan. Syukur alhamdulillah.. Pada aq mmg aq xsetuju pandangannya profesor. ini kerana rezeki boleh kita cari tapi nyawa xbole diganti.. Cara malaysia lockdown xkan bankrup sbb apabila kerajaan beri bantuan kewangan rakyat masih boleh membeli belah ini bermakna ekonomi bekalan naik ini dapat menyelamatkan syarikat2 tempatan dari ditutup dan pekerja xperlu dibuang kerana syarikat masih kukuh kenape bodoh sangat maaf profesor ni xcukup pandai.. Pendapat dia hanya nak menyelamatkan orang orang kaya sahaja.. Salam malaysia buat indonesia..

  • Betul se x..kata anda prof.? Nga semua setuju

  • Haha..lucu. Kenapa perlu bezakan situasi 90” dengan 2020? Nampaknya banyak rakyat yang akan tekorban. Lockdown is the good choice. Pemerintah bertanggungjawab menjaga rakyat.

  • Cadangan devisa RI melimpah, tapi jika lock down akan banyak yang merugi, RI juga akan kehilangan banyak pendapatan pajak. Kok terdengar kontradiktif ya... Padahal salah 1 kriteria benar adalah tidak ada kontradiksi di dalamnya.

  • Prof udah minum obat masuk angin. Wkwkwkwk

  • kalo dari sudut pandang ekonomi memang masuk akal. tapi sekali2 ada baiknya anda melihat dari sudut pandang medis dan budaya (mungkin). Kalo kita harus optimis jika virus ini bisa lenyap tanpa lockdown, apa sulitnya kita optimis jika ekonomi bisa pulih pasca lockdown. mungkin Sudah saatnya orang berpenghasilan lebih bisa saling berbagi dengan yg kesulitan, bukannya panik dan serakah...

  • APBN kurang salah siapa? salah rakyat? KAn bayar PAJAK terus? seharusnya yang ngambil duit itu brenti nyolong potong gaji klean, tap apa mau? ga mau dong biarlah kita yang kecil ini musnah yang penting gua kagak rugi-Prof sekarang orang pada berjatuhan ENTAHLAH!!!

  • Prof Rheinald hanya pengamat....dia tidak tau di lapangan seperti apa....

    • Memangnya dirimu tahu apa?????

  • Bangsa Indonesia dikatakan tidak siap, wajar lah, sementara Amerika negara super power pun terbukti tidak siap juga dengan bencana ini.

  • Hei reinald kau menganggap remeh virus ini hati hati lho ya, yang jelas fundamen ekonomi Negara ini sedang tidak dalam keadaan baik baik saja lho ya. Jangan anggap remeh lho ya virus ini pemerintah ini lagi nggak punya duwit beli APD saja nggak sanggup. Mati 5000 itu berarti paling tidak orang dalam posisi pdp 55000 lebih dan odp 600000 .siapkah mr reinald ?

  • Prof terima kasih atas penjelasannya ,semoga bisa di dengar dan di lihat oleh orang yg menginginkan lock down. Pikirkan dampak untuk rakyat kecil . Saya yakin dimana ada masalah pasti ada jalan keluarnya .

  • Para ekonom banyak yang keras kepala rupanya. Banyak yang pesimis dengan kondisi ekonomi kita tapi sepertinya tidak paham daruratnya wabah ini. Coba kalian maju ke depan melayani yang kena COVID-19.