Inilah Kaya Boong-boongan yang Dipamerkan & Dipercaya Milenial dan Ditiru Luas

Dipublikasikan tanggal 9 Jan 2022
Bakal mengubah teori Maslow Atau sekedar lucu-lucuan? Market signalling buat datangkan crowd, atau narik sponsor? Inilah kecerdikan kaum Flexing.

“Beli Nasi Goreng cuma 400 juta”, hadiah pesawat jet, gelarnya sultan sampai Crazy Rich…

Banyak yang perutnya belum kenyang bisa pamer iPhone terbaru. Rumah belum punya, tapi mobilnya aduhai.

Meski sepeda motornya masih cicilan, kalung emasnya dipamerkan untuk ambil uang di ATM.

Tapi tiap generasi selalu ada yang nyampah kaya begini, termasuk “name dropping”.

Generasi bapaknya ada yang pamer gelar doktor walaupun tidak lulus SD. Boleh percaya - boleh ngga, tapi banyak generasi sakti yang bisa tinggal di Menteng meski kredit macetnya di bank-bank gede segunung.

Bahkan Donald Trump pernah mengaku-aku Trump Tower dagangannya dibeli keluarga Buckingham, karena dia tahu Buckingham Palace malas merespons. Tapi ada saja yang beli 😃.

Inilah lucu-lucuan hierarki kebutuhan di tahun 2022. Immersive. Market signalling atau by product teknologi serba artificial? Korban oh korban…

!

Komentar

  • Terima kasih prof, akhirnya unek2 saya tersampaikan..sehat selalu prof

    • @Big Addy mohon maaf, kalau boleh tahu, siapa ya yg dulu miskin sekarang kaya/tajir? 🙏

    • @Ramadhan ccnnnnxnn

    • @Guntur syah putra channel makanya pilih seminar yang pembicaranya memang orang² berilmu dan dermawan .. selain dari itu buat di ambil semangat aja 🤣

    • @Andung Ariantosa satu masalah nya kaya terus flexing² di negara yang tingkat ketimpangan sosial dan ekonomi itu tidak etis baik untuk masyarakat muda dan tua

    • @Andung Ariantosa satu bukan itu aja deh bang masalah keselamatan keluarga juga jadi taruhan kalau flexing² berlebihan,

  • Di era sekarang harusnya konten2 yang seperti inilah yang harusnya banyak disuguhkan kepada kaum2 milenial . Karena kebanyakan konten2 yang ada di youtube hanya berisikan kemudharatan saja . Terima kasih Pak Prof untuk ilmunya agar kita dan kaum2 milenial semakin mengerti bahwasanya hidup itu juga bukan cuma hal materi saja .

    • Ya tergantung kamu ngesearch konten-kontennya apa.

    • .masyarakat lebih suka sama chanel2yg suka memamerkan harta .......itulah indonesia

    • @saya orang kaya Hahaha motivator2 tukang jual ludah jg banyak kok

    • mereka g mau tersaingi jrg yg mau berbg ilmu kecuali bkt mereka adalh ingin jd motivator

  • Pointer - pointer dari Prof Rhenald: 1. Flexing : kecenderungan memaperkan kekayaan. Ada berbagai macam cara untuk flexing salah satunya dg teknik signaling. 2. Orang kaya cenderung memilih quality, comfort, dan privasi. 3. Orang kaya cenderung memilih gaya hidup sederhana.

    • Iya betul

    • Nomor 2 itu bener” ada salah satunya di irwan musry suami bunda maia.

    • Ada tujuan tersembunyi ....org kaya beli perusahaan antah berantah utk menyembunyikan pendapatan mereka... juragan 99 punya jet pribadi seharga 280 milyar ... 🤣🤣🤣..

    • Org kaya cenderung pelit🤣🤣🤣

    • Biar tekor asal kesohor 😁😁

  • Terima kasih prof atas ilmunya...

  • Terima kasih Prof untuk ilmunya..Senang sekali ada yg menyuarakan konten seperti ini, supaya tidak lagi hidup dalam kepalsuan utk mendapat pengakuan dr lingkungan..Mudah2an orang2 yg suka bikin konten2 pamer bisa liat konten Prof & segera sadar, krn sudah semakin menjerumuskan generasi muda ke hal2 negatif lewat "pamernya"..Sehat slalu Prof, smoga tetap bisa menebarkan kebaikan..

  • Subhanallah sehat selalu pak. Saya banyak belajar how to deliver pesan ke audience dgn gaya bicara yg runut asik nyaman di terima. Kalau ilmu nya tentu sudah jadi jaminan

    • @Ary Widartonulis apa si bang gak mudeng saya

    • @Ary Widarto ngetik aja masih gk bener lu bro wkwkwkw

    • Ilmunya RK itu sdh kewat ..fkrn ngomong banyak gak mampu membuat orang bisa segera kata .mending ngajar ilmu Kripto .dan mereka tidak bohong kebanyakan .BISA NYMBANG SEDEKAH SECARA RIIL .KLO AGAMA ITA BETUL ..TP SEJARANG JUSTRU MEMORIVASI ORG BISA KAYA...UDAH BANG .BIAR MILENEAL SAJA YG BICARA FAKTA .

    • @Har Yanti 🙂

  • Wise generation turun gunung untuk menyadarkan dunia. Terima kasih Prof, keep this good work!

  • Terima kasih banyak pak Prof..kami mulai paham ttg fenomena flexing yg terjadi sekarang, generasi skr butuh terus teredukasi, biar tumbuh menjadi generasi terbaik 🙏

  • "tempat saya bekerja banyak pohon besar dan saya suka karena bagi saya pohon-pohon besar adalah kemewahan...." alhamdulillah...terima kasih ilmunya Prof.

  • Thanks prof Kasali. Membuka gaya hidup "palsu". Suatu peringatan utk generasi muda utk bekerja keras.

  • Pesan dari Ali bin abi tholib : jangan bicarakan sehat depan orang sakit , jangan bicara makanan depan orang lapar , jangan membicarakan harta dan kekayaan di depan orang miskin.

    • Tetapi justru pamer atau bicara kekayaan di public /medsos, Makin banyak follower. Sedangkan para follower sering kali berkomentar : orang2 sukses tersebut ingin memotivasi followernya. (Memotivasi bbrp orang cara gampang mendapatkan uang dan sukses 😂)

    • @Wi - Ra Persadha ya terus? masalah buat lu?

    • @NUR SUDI boleh jugapendapatnya

  • Banyak sekali pesan yang bermanfaat dari konten Pak Rhenald. Pastinya mengajak orang untuk memakai logika, sehingga tidak ikut tertipu dan terjerumus apalagi mengagung-agungkan harta. Banyak yang pamer harta, mobil, dan kekayaan lainnya. Ingat ada kantor pajak. 😃 Wealth is whispering. 👍🏼 Orang kaya lebih fokus ke quality and comfort. Banyak quotes bagus yang bisa kita sebarluaskan dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Terimakasih untuk kontennya yang sangat berisi Pak… Salam dari Pulau Cocos. 😊

  • Prof Rhenald Kasali panutan saya sejak jaman kuliah. Sehat selalu ya prof Rhenald Kasali. Beberapa tahun lalu saya pernah satu pesawat , ingin menegur sapa tapi tidak berani, hanya melihat saja 😂🙏

  • Prof Renald panutan dari jaman kuliah komunikasi ☺️❤️. Sehat selalu prof 🙏

  • pertama x sy melihat bapak di podcastnya mas Deddy , sy langsung sketika ngefans sama bapak prof. sy sgt mengagumi org2 yg smart. trimakasih ilmu nya bapak.

  • setuju Prof.. biasanya orang yang kaya sejati itu benar2 menerapkan nilai2 dalam butir2 Pancasila, terutama sila kelima di mana mereka tidak suka bersikap boros dan tidak pula bergaya hidup mewah.. akan tetapi mereka justru memiliki kepedulian sosial yang besar.

  • Terima kasih pak atas pembelajaran yang diberikan, Hidup sewajarnya,mensyukuri apa yang ada,tidak perlu pamer",saling menghormati satu sama lain. Dan yang paling terpenting menjadi manusia yang bisa bermanfaat bagi orang lain.

  • Dari dulu di tunggu2 orang yang berani speak up seperti prof ini 🙏🙏 Hormat saya untuk prof 👌

  • Terima kasih pak Renal atas wejanganya buat masyarakat awam agar bekerja keras dan usaha yang lurus biar berkah 🙏🙏

  • luar biasa Pak Prof.. saya sudah baca semua buku pak prof.. kontennya gak "abu-abu".. salut! yang mau maju wajib subscribe channel beliau ini

  • Kunci dari semua adalah bersyukur apa yang kita terima dari hasil kerja keras kita dan bersyukur kita bisa berbagi kepada orang yang membutuhkan tanpa sepengetahuan oranglain " apabila tangan kanan memberi jangan sampai terlihat oleh tangan kirimu".....kalimat ortu saya, selalu membuat saya semangat dan tersenyum di setiap harinya om reynaldi.....siaran edukasi yang besttttttttt

  • Senengnya pas nemu video ini ^^ Seneng kalo nemu orang yang sepemikiran, apalagi beliau ini seorang pembicara hebat. Bagi saya hidup bagaikan pepatah Jawa ; Sawang Sinawang. Atau bisa dibilang "Rumput tetangga selalu terlihat hijau." Memang tidak sering saya lihat tapi sudah beberapa kali saya dikasih lihat gimana sih perbedaan orang yang 'purapura kaya' atau orang yang 'beneran kaya'. Dan prof ini benar. Orang kaya yang sesungguhnya ngga akan pamer kekayaannya atau penghasilannya ke publik. Orang yang real kaya biasanya humble, sederhana, tidak mencolok sama sekali dihadapan publik. Mereka lebih mengutamakan privasi kemana². Entah menurut orang lain bagaimana tapi ini pendapat saya. Maka dari itu, setiap lihat video di sosmed dimana seseorang memamerkan kekayaannya begitu saja, dalam hati saya selalu senyum dan berkata ; paling makannya juga sama kayak kita² atau mungkin tagihan/beban hidupnya lebih sukar daripada kita 😂 Dan yang paling terpenting adalah, nanti kalo sudah tidak bernyawa atau bernapas ya sama-sama dipendem di dalem tanah :) Ingat, kalopun kaya dan ada rejeki berlebih, itu sebenernya duit orang kekurangan yang Tuhan titipkan melalui kita. Bukan hak kita sepenuhnya. Syukuri apa yang kita punya. Sehatpun juga salah satu rejeki kan. 😊 #reminderforme 💜💜💜

  • Luar biasa , anda hebat sekali pak Rhenald, pencerahan untuk kita semua agar tidak menjadi manusia yang tamak dan tukang pamer. Ingat banyak saudara kita yang membutuhkan bantuan kita dan banyak yang kekurangan.

  • Terima kasih Prof sudah menyuarakan counter perspektif untuk kultur yang kini dijadikan ‘standar’ oleh generasi Millennials ke bawah. Mungkin kalau salah satu di antara kami yang speak up seperti ini, akan dilabeli ‘salty’ & gak adaptif. Tapi kalau yg ngomong sekelas guru besar FEB UI, we really need to rethink about nowadays lifestyle. Your content is such an oase✨

    • @johar kumarasari kira-kira begitulah akibatnya kalau beragama cuma di level syariat :)

    • Setuju 👍👍👍🙏

    • Yap, Prof. Rhenald's content is such an oase di masa sekarang ini yang bener-bener paradoks. Banyak mengaku berkeyakinan kepada Tuhan, tapi masih memuja delusi hasrat kebendaan dan bahkan secara praktikal justru melupakan pesan Tuhan itu sendiri.

    • Biarlah.....mereka begitu...prof...! Kalau tidak ...dunia sepi...prof...

    • indeed...

  • Seperti bapak yang menyusun banyak buku dibelakang untuk memberi sinyal bahwa bapak orang terpelajar, saya benar benar belajar banyak dari bapak tentang marketing harga diri, penampilan sarana pendukung ternyata memiliki pengaruh sangat besar untuk membentuk penilaian orang lain terhadap kita,

  • Konsep perjuangan kelas (yg dulu pernah muncul) lahir sebagai anti tesis atas realita sosial masyarakat kelas bawah-mid-atas, kemudian menjadi tesis yg teruji kebenarannya sebagai solusi berupa masyarakat tanpa kelas. Apakah fenomena flexing ini akan turut mempercepat munculnya anti tesis tsb pada kemudian waktu? Atau, gak berpengaruh? We’ll see. Terima kasih, Prof🙏🏻

  • Halo pak Prof. Terima kasih atas kontennya yang mendidik. Dan membantu mewaraskan generasi muda dari silaunya kebohongan tsb.

  • Ngedengerin prof seperti sedang mendengarkan pepatah dari orang tua saya sendiri, penuh kebijaksanaan dan membuat saya berfikir kembali tentang dunia. Terima kasih 🤲

  • Akhirnya ada orang tua yang bisa mengerti keresahan anak muda yang dibuat pusing sama kegiatan-kegiatan flexing tersebut. Bercanda Prof hehe, sehat dan sukses selalu, terimakasih atas ilmunya...

  • Sejak saya banyak membaca buku, saya menjadi orang yang lebih sederhana. Buku yang saya baca ternyata ditulis oleh orang-orang super hebat yang ingin berbagi ilmu. Self Driving merupakan salah satu buku yang memberi saya inspirasi. Ditulis oleh bp. Rhenald Kasali. Terimakasih untuk ilmunya.

    • @Ananta Maheswara Boleh. Kirimnya k mana?

    • Boleh minta rekomendasi buku yg wajib dibaca?

  • bangga klo punya ayah kyk gini,, smart,, sederhana walaupun kaya,, dan berkarisma..

  • Terimakasih Pak, anda adalah tokoh besar Indonesia yg sederhana dg ilmu yg bermanfaat, nilai-nilai kebaikan mengalir lewat lisan santun dan siar-siar suri-tauladan memancar terang, luar biasa sekali saya bisa memandang wajah anda yang penuh tawadhu dan rasa syukur.

  • Terimakasih Prof, Sangat mendidik untuk jujur dengan jati diri dan semoga anak2 sekarang masih banyak yang tidak silau atau terjerumus dg gaya hidup yg penuh kepalsuan , menyakiti publik yg belum dewasa, penyakit menular yang terbukti meningkat dan merusak mental.

    • @Dessal65 official ini contoh orang yg dukung pamer kekayaan... 😀😀😀

    • @Coumpazt Cpz.t Ini contoh haters sampah masyarakat yg hati penuh kedengkian pada orang yang anda maksud. Yang tahu apa yg diperbuatnya hanya TUHAN menilainya.

    • @Moh Tamsil Kode etik gak boleh di sebutkan... 😀😀😀

    • @Coumpazt Cpz.t maksud anda siapa yah udahlah kagaak usah nyenggol2 seseorang krn yg kaliana senggol jauh lebih berbuat bukan cuma pamer tp dia ssh menabung buat akhirat nya dr pd aitu kagak th apa yg mesti di pamer

    • Setuju sekali

  • topik yang kekinian prof, gak kebayang susahnya bagi pendidik senior mengikuti perkembangan teknologi dan harus mengajar kpd generasi flexing (pengen kaya instant biar bisa pamer)

  • Selain fenomena flexing, maraknya medsos n internet bisa bikin saya dengar kuliah gratis dari Prof di channel ID-tv nya. Thank you for making these content and stay healthy, Sir!

  • Prof, saya ingat beberapa waktu lalu ada juga konten kreator senior yg juga seorang dosen memberikan pencerahan seperti yang professor ungkapan pada video ini. Dan yang saya tahu respon dari salah satu subyek yang merasa dirinya dijadikan bahan pembicaraan tsb justru marah. Padahal sebenarnya konten seperti ini sangat bagus untuk pencerahan ke semua viewer dari berbagai kalangan bahwa tidak semua yang kita lihat di media sosial adalah nyata prof. Dan saya salut dengan ilmu yang prof berikan di video ini. Semoga kita semua diberikan kesehatan agar bisa menjadi apa yang kita harapankan untuk diri sendiri, keluarga, dan orang lain. 😊🙏🏻

  • Terima kasih Prof untuk ilmunya , ini penting , agar generasi milenial (yang saat ini menurut data : jumlahnya terbanyak dan pengguna aktif di media sosial ) Agar mengerti dan paham ..bahwasanya cara memandang Kehidupannya itu bukan cuma hanya *hal materi saja.. Salam Sehat selalu, Diberkati selalu , Sukses selalu dan Bahagia 🤍

  • Terimakasih om, setelah menonton video ini saya jadi sadar, kalau saya belum kaya om...

    • Anda sudah kaya!! Ngaca deh!! Punya tubuh sempurna,sehat jasmani dan rohani!! Syukuri nikmat Allah!! Itulah kekayaan sesungguhnya!!

    • 😁😁😁😁😁

    • Klo sudah kaya gimana om🤣

    • 😂 sama njing

    • @Himpunan Masalah Mbah kayaknya si belum kaya

  • Terima kasih Prof. Anak2 muda banyak yang senang flexing dan juga menonton org2 flexing. Lebih miris lagi, org2 sdh berumur yang masih hobi flexing. Tambah parah lagi kalau mereka merupakan pejabat publik.

  • Konten yg mencerahkan.... Harusnya kita lebih banyak menonton konten yg berkualitas seperti ini. Jadi senyum sendiri lihat Anak milenial skrg... Foto di IG mereka heboh dan mewah, luxury... Pdhl aslinya anak kost.. Inilah bahayanya ketika menjadi kaya dijual seperti produk tapi mereka lupa sejak dahulu kerja keras, doa dan kerendahan hati lah yg membuat kita kaya.. Salam pencerahan. Pak Rhenald dr tahun awal 2000 an ketika saya masih muda... Sy sdh senang dengan semua acara berilmu yg bapak berikan. Keren!

  • Halo Prof. Sehat slalu yah prof., sy sdh mengikuti prof. renald dari Indonesia Lawyers Club TV One.. setiap prof. bicara kpd para peserta atau narasumber yg lain hampir tidak pernah ada yg berani bantah krn disampaikan secara elegant.. sy punya teman orang belanda asli namanya Frank pernah berkata kpd sy : "orang lain bekerja mencari uang tapi kami bekerja tdk lagi mencari uang, tapi kami menciptakan uang itu"

  • Konten yang sangat mendidik untuk generasi muda. Tetap rendah hati dan bersyukur atas apa yang kita terima dari hasil kerja keras kita.

  • Tidak etis menyebut harga barang milik pribadi dihadapan orang lain, tapi jaman kini sudah berubah...nilai2 sosial mulai bergeser, dan mestinya sebagai pengguna konten mengedukasi masyarakat agar nilai2 ketimuran tetap terpelihara di negeri kita tercinta. Terimakasih bp. Rhenald Kasali telah memberi pencerahan bagi masyarakat

    • @Maya J 23 memang asyik jadi pemburu barang second 😁

    • @Har Die 9

    • @Maya J 23 , saya masih beli kaos thrift 😁

    • @recal maru hah? memangnya lu orang mana? budaya asia itu budaya ketimuran, banyak banget budaya baik, banyak filsafat2 hidup baik dari china dan arab, filsafat jawa juga masuknya budaya ketimuran, cuma manusianya aja yang bebel dan semaunya sendiri, orang tua gagal mendidik, padahal nilai2 hidup itu diajarkan dari leluhur turun temurun

    • Adat ketimuran mana yang baik?? Perang mulu. Mereka pamer juga loh. Yang benar tuh budaya barat.. mereka sederhana. Kitanya aja yang jadi korban marketing mereka supaya pengen terlihat kaya 😂

  • Terima kasih Pak Rhenald, memberikan edukasi yg sangat baik kepada anak bangsa ini, bukan hoax yg dibesarbesarkan. Bukan pula jual agama dan dipamerpamerkan hartanya dari hasil nipu. Terima kasih Pak, pembelajaran yg sangat baik buat anak bangsa ini.

  • Selamat siang Prof. Terima kasih untuk kuliah 1,5 SKS nya. Oh ya Prof. Apakah latar belakang (Rak Buku beserta Buku² Teks Asing) yang Prof. gunakan di dalam podcast ini juga untuk mengirim signal kepada kami? 🙂 dan apakah Prof. juga sedang melakukan Flexing ketika podcast ini ditayangkan, dengan tujuan untuk menunjukkan kualitas podcast Prof. saat ini? Komentar ini saya sampaikan setelah mendengar contoh yang Prof. berikan (Klinik, Salon yang memajang sertifikat yg terkait dengan profesinya). Salam.🙂

    • @Eka Puspita Sari poinnya itu bukan real background ataupun virtual brackgroundnya tapi pemilihan backgroundnya/latar nya. Kalaupun latarnya tidak nyata (virtual) dan bebas untuk memilih, maka pertanyaan saya tetap sama seperti di atas 🙂

    • Itu kaya greenscreen ga sih kak? Karena seperti ga real. Dan background kaya gtu mah bebas aja..

    • 😀😀😀

  • dan sekarang terbukti bahwa perkataan bapak benar adanya ...pamer kekayaan adalah orang kaya yg instan hasil dari menipu. jenius sekali analisa bapak 👍👍👍

  • Question Prof: Apakah pencitraan dalam dunia politik dapat dikategorikan juga sebagai flexing?

  • Privacy is the real luxury, dan menghindarkan orang yang bersangkutan dari menjadi target orang-orang yang punya niat yang aneh-aneh dan tidak baik. Terima kasih banyak sudah memotivasi kami semua, Profesor. 🙏🙏😊

    • Bener,saya jadi males main sosmed ada aja, whatsapp nawarin webinar gak jelas,kadang ditawari produk org gabung reseller,dimasukin ke grup jual beli di wa, pernah ditelpon ngaku dari shopee,dan terakhir kemarin nawarin investasi gak jelas.

    • Lah gw org soliter jd ga masalah. Bodo amat 🤣🤣🤣

    • @Donny To Heaven Gak ada sosmed aja tetep jadi nyinyiran orang yekan.

    • Gw mandi pake sabun Lux aja udah girang banget 😭 Btw, Cenel gw ngerusak lagu orang 😭

  • Salut sama prof Rhenald, smart, humble, kosakatanya rame, bicaranya dg jeda tarikan napasnya pendek2 tp gak ngos2an...😁 Sehat selalu prof...👍🙏💖🇲🇨

  • Setuju...prof!!! 👌, Chanel seperti ini Yang harusnya Di share and viralkan .Karna memang edukasi buat masyarakat sekarang Yang sudah banyak terkena pembodohan masal lewat social media.

  • Pembahasan di video ini keren banget pak.. 👍👍👍👍Akhirnya sy nemu orang yg sepemikiran 😁 Saya juga eneg banget ngelihat orang² yg suka pamer, khususnya beberapa artis dan youtuber Indonesia yg hobi banget pamer kekayaan n segala aktivitasnya selalu di jadiin konten dan di pamerin. Padahal orang² terkaya di Indonesia ga ada yg suka pamer seperti itu.

  • Terimakasih Prof, semoga prof selalu sehat dan menginspirasi.

  • Terimakasih banyak Prof atas ilmunya. Saya betul betul baru mendengar istilah flexing ini, tapi memang sudah merasa kenapa di era ini banyak orang yg memamerkan sesuatu untuk marketing usaha mereka. Sehat sehat selalu Prof Rhenald 🙏🏻

    • Assalamu'alaikum prof ,semoga prof sllu sht dan sllu dalam lindungan Allah 🤲

    • @atikaa saya kira penonton video prof rhenald sudah cukup pintar. Kita disini untuk belajar soal flexing. Bukan ingin menyalahkan siapapun. Dan membahas siapapun. Tapi yg saya baca dan tonton memang flexing ini merugikan. Jadi mungkin sekedar saran saja, alangkah lebih baik untuk kita menonton dan membahas sesuai apa yg sedang dibahas. Bukan hal lain. Jadi tidak perlu berdebat kusir. Terimakasih

    • @SAM bapaj kau motivator ,jelas jelas flexing itu gak boleh goblk ,lubtau gak jaman dulu trik mlm yang memamerkan harta

    • @atikaa saya sepakat mb.. kalo menurut saya gak ada yg salah menjadi kaya, ntah itu orang kaya sombong atau pelit, yg penting menurut saya sebagai motivasi saja agar bisa hidup menjadi kaya, inget kufur nikmat tidak baik juga loh..

    • @Anto Antoni merugikan nya di mana? Kalo yu org kayak pelit mgkin, sebagian org kaya di indonesia banyak kok yg sering membantu orang kecil.. kalo menurut saya melihat orang kaya bukan lantas saya menjadi iri hati, tapi sebagai pemacu saya untuk bisa menjadi kaya gak ada yg salah menurut saya, dan menjadi kaya bukan momok kan..

  • Prof yg sy kagumi...terus berkarya ,salam sehat ,sy jg heran knp KPI bisa beri ijin acara sahabat miskin.

  • Ini the real keren. The real sultan di bidangnya ini mah. Nggak lagi butuh pengakuan. I salute you Bang Rhenald.

  • Akhirnya yg ditunggu2 selama ini muncul, BALANCING dari orang yg tepat. Sehingga mudah2an dpt menormalkan logika masyarakat. Miris setiap kali membuka social media hanya berisi hal2 "menyedihkan" yg meracuni pikiran masyarakat, shg saya putuskan pensiun dr social media. Terima kasih Pak 🙏

  • Keren banget ni konten pak semangat sehat selalu💪 perlu di edukasi banget nih generasi

  • Terimakasih Profesor Rhenald sudah mengajar dan mendidik kami setiap anak negeri, semoga topik ini semakin banyak didengar oleh para orangtua dan guru untuk mengajar dan mendidik anak-anak agar mereka memiliki nilai-nilai kehidupan.

    • Tetangga gw juga melakukan "Flexing"... Dia kasih nama anjingnya : Pleki Btw, Cenel gw ngerusak lagu orang 😭

    • Segala sesuatu yg berkualitas dan mahal dibilang sombong dan pamer Lucu sekali analisanya 🤭

    • @Goretty Retinalĺ

    • Jati diri adalah nilai hakiki tertinggi keberhasilan seorang manusia dan hanya dapat dimiliki oleh mereka yang merasa bahagia Krn dicintai oleh banyak orang serta menerima keberadaan dirinya dalam kondisi apapun.

    • Prof Rhenald pepatah orangtua "Tong kosong nyaring bunyinya" berlaku ya.

  • Pak Rhenald bagus sekali konten2nya, jadi mencerdaskan penonton nih👍👍👍

  • I'm very agree with u Prof!!! How great your mindset. And you can deliver wisely about my question recently and maybe many millions people.

  • terimakasih prof sya mmg berusha buat sllu merendah tapi mmg susah malah sering direndahkan 😔 alhmdulillah dngn pnjelasan prof sya jd merasa kaya 😁

  • Semoga Prof. Rhenald selalu diberi kesehatan. Amin 🙏

  • Terima kasih Prof, walaupun sibuk masih sempat berbagi pengetuan yang membangun 🙏 semoga banyak orang khususnya generasi muda bisa mengambil nilai positif dari ilmu yg Profesor sampaikan, sehingga berguna bagi generasi selanjutnya. Semoga sehat dan sukses selalu Prof 🙏

    • Biasa aj prof .. Dia kaya hyna nikmati hidup sekali yg penting kehidupan itu bermanfaat u.orng lain prof.. bicaralah bidangmu prof jgn sok tau ttng kekayaan orng lain dan berbeda2 krn semua orng tak sama nanti dgn sendirinya dia akan mengerti dia kaya atau tdk...

    • Test

    • Kasian gak pernah belajar self branding 🤭

  • Terimakasih Prof Renald, semua yg dibicarakan isinya daging semua, saya akan belajar banyak setelah ini 🙏❤️

  • Assalamualaikum Bapak Rhenald. Terima kasih banyak, Bapak Bijaksana & Smart untuk membuka dan menyapaikan dan menyembuhkan "Penyakit zaman Millenial" ini. Semoga masih banyak masyarakt Educated yang Bijak seperti Bapak yang tidak teracuni bahkan menasihati sesama masyarakat, khususnya generasi muda.

  • Terimakasih bapak,, nasihat yang indah sekali.. Semoga bapak& keluarga selalu di berkahi

  • Terimakasih bapak,, nasihat yang indah sekali.. Semoga bapak& keluarga selalu di berkahi

  • Nice reminder Pak. Thank you so much. Saya seorang milenial pak. Saya mengakui bahwa ada miss dari arti "Kaya" itu sendiri akibat sosial media. Dimana org tua kami di masa dulu, memahami bahwa kaya adalah "banyak harta". Sedangkan generasi kami saat ini mengartikan kaya sebagai "kemampuan membeli barang mahal". Mungkin teman teman yang membaca komen ini, saya sarankan untuk membaca buku "psychology of money" karya Morgan Housel. Supaya kita bisa mengubah gaya hidup kita jadi lebih baik. God bless you Prof.

    • @Budianto Sitindaon Kalau berhutang di Indonesia untuk kebutuhan primer, Pak, tidak perlu jauh-jauh ke bank. Kebutuhan primer, sebut saja pangan, bisa berhutang dulu ke yg punya warung, bayar belakang pas gajian dsb, atau bahkan meminjam uang ke teman untuk sekadar beli sembako sembari menunggu akhir bulan.

    • @Budianto Sitindaon tapi dilapangan pak, sekarang banyak bisnis fintech alias pinjaman online, dan lagi banyak juga e-comerce yang menyediakan kredit, dan di era start-up ini, udah ada loh start-up untuk jasa peminjaman barang2 branded, bahkan baju2 juga sdh mulai disewakan. Alih alih memiliki, banyak teman2 saya mengambil jalan pintas utk terlihat "mampu membeli barang mahal".

    • @Budianto Sitindaon di zaman sekarang, tidak perlu banyak harta pak utk membeli barang mahal karena perubahan industri. Itulah sebabnya.

  • Halo prof, thanks for the insight! Akan lebih oke nih kalo dijadikan podcast di spotify, biar bisa didenger di mobil 🙏🏼. Thankyou again ☺

  • Luar biasa....apa yang disampaikan oleh bpk yang terhormat ini.... patut kita apresiasi. Daging semua. Semangat terus Pa untuk meng edukasi masyarakat, in Syaa Alloh diberkati

  • Tercerahkan, terima kasih Prof Rhenald 🙏🏽❤️

  • Hmm.. memang generasi milenial skr digiring ke arah itu, mungkin persaingan pekerjaan dan usaha yg semakin sempit krn kita sdh over populasi, dimana generasi tua banyak yg masih mempertahankan legitimasinya dan mempersempit gerak kaum milenial dalam wira usahanya, jadi kaum milenial berusaha mencari taraf hidup yg lebih baik dgn bekerja yg notabene tidak seluruhnya mengandalkan ketrampilan akademisi, tapi mengandalkan ketrampilan social interacting nya. Tapi bagaimanapun juga generasi tua yg boleh disebut konglomerat tetap dapat mengontrol pergerakan kaum milenial utk memasarkan produknya dgn upah yg sedikit lebih banyak dari biasanya untuk kaum milenial yg dipilih sbg ikonnya, yg hasilnya hanya dinikmati oleh para ikonnya dan sangat sedikit berbagi dgn orang lain.., sebenarnya fenomena ini kalau dilihat tidak masuk di ajaran agama manapun sih... jadi saya harap kaum milenial skr hrs lebih waspada jika mengalami fenomena tsb yg tidak mencebloskan dirinya ke fenomena flexing yg diuraikan oleh pak Rhe tadi ... 😊😊

  • Terimakasih prof atas kontennya…kita hidup di masa dimana “membumi saat sudah tinggi” sudah menjadi semakin langka dan orang-orang sudah mulai menganggap self bragging normal…konten prof is a gem, very refreshing!

  • Pelajaran yg diambil dari sini bukannya tidak boleh flexing, tapi waspadalah dengan flexing. Flexing bisa jadi pisau bermata dua, baik bagi yg melakukan ataupun korban yg terlena.😊

  • Terima kasih prof untuk ilmu dan masukannya. Jadi teringat kembali tujuan hidup itu apa dan apa yang seharusnya dilakukan.

  • Ah serasa kembali kuliah, emang dosen yang enak didengerin tu kyk gini, banyak cerita dan relevan sama teori, saya nantikan pembahasan selanjutnya prof

  • Selalu ada pepatah, semakin besar kesuksesan nya semakin besar pula tanggung jawab nya..bravo bung Reynald, salam hormat selalu

  • Terima Kasih Prof. sudah menyampaikan ini dan menyuarakan suara hati saya☺☺. Sangat miris saya melihat banyak sekali orang "kaya mendadak" yang flexing baru-baru ini. Sangat mendidik dan mencerahkan terutama bagi para millenial. Orang yang kaya sesungguhnya biasanya dia tenang dan sederhana, kecuali kalau dia memang jualan jadi dipamerkan 😁😁

    • Luar biasa Prof, sungguh bagus banget isinya, sangat berbobot.

    • Orang yg benar2 kaya adalah orang yg banyak sedekahnya tanpa Riya

    • Se7

  • Thanks berat Prof. Setau saya org kaya beneran justru malah gak flexing. Takut dikejar tukang pajak sama diminta hutang sama temen2. Yg flexing biasa krn mau cari clients buat MLM, robotrade, sponsors demi segenggam cuan

  • Bagi sy ini kuliah ilmiah utk program magister, trimakasih Prof. Untuk pengajarannya yg membuka wawasan ini 🙏👍🙌🇮🇩

  • Betul sekali prof. Saya punta teman yang betul2 kaya sampai punya pesawat pribadi tetapi sama seklai tidak pernah membahas kekayaannya. Bahkan sangat rendah hati.terima kasih prof, pencerahannya

  • Sejuk sekali mendengar wejangan prof .Rhenald Kasali ... trimakasih nasihatnya prof

  • Hampir dua belah Tahun saya tingal di USA . Di sebuah daerah di Pennsylvania dan byk sekali orang orang kaya yg mempunyai perusahaan tapi mereka tidak pernah memamerkan kekayaan nya . Hidup dengan kesederhanaan, tapi penuh kedemawanan. Kebanyakan mereka hidup dengan kerja keras , disiplin dan juga sangat peduli Dengan sekitar nya .

  • Berasa lg kuliah, dengerin pak dosen menyampaikan ilmu yg sangat bermanfaat

  • Terima kasih prof atas ilmunyaa, smoga senantiasa diberi kesehatan aaamiiin

  • Masya Allah, terimakasih ilmu yang sudah Bapak sampaikan🙏🙏🙏

  • Jadi fans sm pak prof gegara podcastnya. Terimakasih om telah memberi pencerahan dan lebih bersyukur lagi dalam hidup. ☺️

    • Sama,daging semua ya

    • Keren Prof. bahasan nya. Sejalan dgn apa yg ada dlm fikiran sy. Sehat selalu Prof. GBU

  • Prof, kasih pencerahan dong. Bagaimana kita membangun personal branding tapi tidak terkesan flexing.

  • alhamdulillah ada orang yang bisa jujur, terima kasih prof saya betul2 setuju

  • Terimakasih pak atas edukasinya, sangat mudah di pahami 🙏🏽⚘

  • Semuanya benar sekarang zamanya flexing, pencerahan yang luar biasa. Terima kasih Prof, karya2 bpk sudah saya miliki.

  • Pak Rhenald Kasali selalu memberikan pengajaran dan mendidik kami setiap anak negeri, semoga semakin banyak didengar oleh para orang tua dan guru untuk mengajar dan mendidik anak-anak muda milenial di Indonesia agar mereka memiliki nilai-nilai kehidupan baik yang sudah diajarkan orang tua kita dulu untuk selalu rendah hati dan tidak pamer.. Semoga sehat selalu Pak Rhenald 🙏

    • Betul sekali yg anda smpaikan . Rendah hati adalah se gala " nya.

    • Segala sesuatu yg berkualitas dan mahal dibilang sombong atau pamer Lucu sekali analisanya 🤭

    • kemunculan gozali effect dengan NFTnya menjungkirbalikkan teori manajemen kuno, era digital memberikam kesempatan lebih besar bagi generasi Z.

  • MasyaAllah ga pelit ilmu, sehat2 yaa pak 🙏. Berasa lg kuliah dulu 😄

  • Selalu suka dan Profesor.... semoga kelak anak anak kami menjadi anak anak yg cerdasnya seperti profesor.. aamiin ya Allah Aamiin

  • 2 months later: Jetpri cuma sewa gaesss

  • Semoga Sehat Selalu, Om Sangat Membantu, sekali Konten ini membuka Moral Anak Bangsa yang Terjebak Di dunia Khayalan

  • Beliau ini benar2 Seorang guru sejati selalu membuka mata awam saya terhadap fenomena2 terjadi disekitar kita. Dia adalah manusia yang benar2 bermanfaat buat manusia lain dengan menebarkan pengetahuannya ke orang lain. Hormat saya pak guru semoga Sehat selalu.

    • Terima kasih, Prof. Ini mengingatkan pesan nenek saya, bahwa dalam hidup gunakanlah selalu 'ilmu Padi'. Semakin berisi, semakin merunduk. 🙏🏻🙏🏻

  • Stay Relevant...Tksh byk atas share ilmu nya Prof Rhenald 🙏.

  • Matur trimakasih yg sdalam2nya prof ini sungguh sngt brmanfaat utk sy pribadi sbgai org missqueen agar kelak jika Allah titipkan hartaNYA kpda sy..sy tdk tmasuk ke dlm golongan org2 yg riya' ..sehat sllu prof..🙏🙏🙏😇

  • Benar sekali Prof. Rhenald. Orang kaya sungguhan tidak sombong & pamer. Mrk rata2 justru merendah & ga mau terlihat menonjol. Respect utk Prof. Thnks Prof.