Keluh Pemilik Resto di Surabaya Gegara Ada Larangan Mudik: Kemarin Bisa 1,5 Juta Sekarang 100 ribu

Dipublikasikan tanggal 11 Mei 2021
Selengkapnya jatim.tribunnews.com/2021/05/...

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Imbas adanya larangan mudik turut membuat keuangan rumah makan (resto) di Stasiun Gubeng kocar-kacir bak terkena setruman tegangan listrik yang tinggi.

Sepinya penumpang KA yang naik dan datang di Stasiun Gubeng membuat aneka kuliner yang ditawarkan resto di Gubeng pun ikut sepi pembeli.

Pemilik Resto KA Bima, Didit Adi Nugroho mengatakan sebelum ada pandemi ia bisa mendulang profit sebesar 1,5 juta perharinya.

Namun saat ada pandemi hanya 750 ribu saja perharinya atau turun 50 persen.

Kondisi itu pun juga semakin diperparah pasca resmi berlakunya larangan mudik per 6 Mei 2021 kemarin.

Dimana omset bersihnya (profit) turun 80 persen jika dibandingkan sebelum ada larangan mudik.

Website jatim.tribunnews.com/
Twitter twitter.com/tribunjatim
Facebook facebook.com/tribunnewsjatim
Instagram instagram.com/tribun_jatim/



Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Rizky P

Komentar