SABYAN - LA HAWLA (OFFICIAL MUSIC VIDEO)

Dipublikasikan tanggal
SABYAN - LA HAWLA (OFFICIAL MUSIC VIDEO)

Cipt : AYUS

Tak satupun manusia di dunia
Yg tak luput dan tak pernah salah
Jalan hidup yg membuat mu lelah
Hadapi dengan tabah

Segala cobaan yg diberi
Tak mungkin tak mampu di lewati
Berusaha dan berserah diri
Pada Nya ya ilahi

La hawla wala quata
illa billahil 'aliyil 'adzim
Tiada daya tiada kekuatan
Tanpa seizin Mu ya robbi

-----------------------------------------------

Follow instagram Sabyan Gambus
instagram.com/sabyan_gamb...

Vocal : Nissa
Keyboard : Ayus
Percussion : Kamal

Audio by Oum Music !
Music producer : Ayus \u0026 Yeru
Mixing \u0026 Mastering : Yeru at Oum Music
Music performed by : Sabyan

Additional Musician !
Piano : Langen
Guitar : Hedi Alfian
Bass : Jalu Rohanda
Drum programming : Yeru

-----------------------------------------------

Video by Oum Picture!
Director : Ayus
Co-Director : Dawan
DOP : Ahmad affandi
Ass. Cam : Ainul \u0026 Saiful
Editor \u0026 Colorist : Dawan
Behind The Scenes : Ainul Yaqin

***

Terima kasih sudah mendukung kami dengan memberikan like, koment, dan subscribe.

Untuk pertanyaan bisnis silahkan hubungi :
☎ 021-22321217
Manager : 08161967703 (Owan) (Wa Only)

Komentar

  • ❤️❤️❤️❤️❤️❤️

  • Assalamualaikum tante nissa..berbahagia lah jangan pernah menangis.. selalu bersenyum dan bersemangat yaa tante

  • Mampir lagi kesini..

  • Semua org pasti melakukan ksalahan, cuman ingat ya jngan sampai ksalahan yg sudah d buat trjadi berulang kali teman2.

  • Nisa SABYAN IS THE BEST beautiful amazing perfec cantik banget

  • Semangat kk 🙏🥰

  • Semangat para pemuda yg luar biasa. Tak tumbang meskipun di terjang badai. Mereka tetap bangkit berkarya menebar kebaikan dg mengajak kita semua bersholawat menikmati setiap karya2nya. Adem banget dengernya..😊

  • Knp makin turun yg nonton😂

  • Lagux bagus bkin sedih..ingat dosa😢😢😢

  • #We ❤️ shalawat #Sabyan "Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan, kebaikan, selamat iman dan Islamnya fii Dunia-Akhirat 🤲🤲.

  • Semoga dengan lagu religi Allah menjauhkan kita dari virus yg mengerksn..Amiiin..

  • Kk sabyan

  • Lebih maniss lagi pake kaca mata wkwkwk

  • Always love her voice. I don't understand the song but her voice is so soothing and peaceful .. Keep it up . Allah bless us.

  • Sayangilah ibu dan bapak jangan pernah kau sia-siakan itulah tuhan Kita didunia harus kau sayang jangan pernah melupakan dia orang kasih sayang kepada engkau sebagai begitulah juga Saya tidak bisa melangkah kaki dan sebagai Begitulah suatu hari akan kasi sayang semua orang terkeluar dan sesiapa yang mendengar daripada Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyampaikan kepada kalian Wahyu Dan memberi jalan dan memberi Segala apa pun Assalamualaikum

  • Masyaallah.. merdu sekali suaranya sampai kuputer berulang" lagunya..

  • Semoga tim nya selalu kompak teruz

  • Boleh aku minta nomor kamu bis

  • Ka cover rouhi fidak, Nurul Huda dan sa'duna fiddunya.

  • Terimakasih sudah menyadarkan saya dengan lagu ini.

  • Auranya udh gk ada malas dgarin

  • Semua masalah pasti ada hikmah, serahkan pada Alloh. SABYAN selalu dihati

  • Mantap

  • Kapan kamu nikah dengan Ayus .

  • Jangan liatin muka2 orang nya. Cukup dengerin aja musik nya

  • شكرا جزيلا انت اروع نيسااااااا

  • ♡ maa syaa allah

  • Selingan MV terbaru...kesini dulu💕💕💕

  • Allahumma sholli ala sayyidina muhammad

  • Ya Allah ❤️❤️😭

  • Semangaatt kalian sabyannn gua bakal terus suport kaliann teruss berkarya yaaa kk nisaaa

  • 🖒

  • Sangat baguss saya suka

  • Kk Nisa sabyan l love you kk Suka dengan sholawatnya suaranya juga enak bangett ademmm.

  • *meluruskan kesalah pahaman* Banyak Salah Paham, Ternyata Pancasila Disusun Para Ulama Hingga Bikin Bung Karno Menangis Salah Paham, Ternyata *Pancasila Disusun Para Ulama* Hingga Bikin Bung Karno Menangis Soekarno saat Proklamasi 17 Agustus 1945 Ada salah kaprah, sejarah Indonesia selama ini mengira Soekarno ikut menyusun Pancasia. Selama ini Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno identik dengan Ideologi Indonesia Pancasila. Dibalik itu semua Pancasila sebenarnya bukanlah disusun oleh Soekarno, melainkan melibatkan pula *golongan keagamaan yakni ulama*. Hal itu diungkapkan pengamat politik kebangsaan Yudi Latief dalam bukunya Negara Paripurna. Yudi Latief menjelaskan jika perumusan dasar negara Indonesia merdeka mulai dibicarakan pada masa persidangan pertama BPUPKI yang dimulai pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Dalam rancangan awal Jepang, kemerdekaan akan diberikan melalui dua tahap, pertama melalui BPUPK kemudian disusul dengan pendirian Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Yudi Latief dalam bukunya menjelaskan jika BPUPK sendiri terdiri dari 69 orang. Dari ke-69 orang tersebut tidak semuanya berasal dari golongan kebangsaan, tetapi juga berasal dari golongan keagamaan. “Jepang membagi BPUK menjadi lima golongan, golongan pergerakan, golongan Islam, golongan birokrat, wakil kerajaan dan golongan peranakan,” kata Yudi Latief. Di dalam golongan peranakan terdapat 4 orang etnis Tionghoa dan 1 orang etnis Arab juga 1 orang peranakan Belanda. Oleh karena itu istilah founding fathers tidaklah tepat, karena unsur-unsur perwakilannya cukup merepresentasikan keragaman golongan sosial politik yang ada di Indonesia pada masa itu,” kata Yudi Latief. Adapun kata Yudi Latief sebelum pidato Bung Karno pada 1 Juni anggota-anggota BPUPK lainnya telah mengemukaan pandangannya terkait dasar negara Republik Indonesia. Misalnya saja nilai-nilai Ketuhanan diusulkan oleh Muhammad Yamin, Wiranatakoesoema, Soerio, Soesanto Triptoprodjo, Dasaad, Agus Salim, Abdoelrachim Pratalykrama, Abdul Kadir, K.H Sonoesi, Ki Bagoes Hadikoesoemo, Soepoemo dan Mohammad Hatta. Pun anggota BPUPK lainnya juga yang merumuskan nilai-nilai Kemanusiaan, Persatuan, Demokrasi Permusyawaratan dan nilai-nilai Keadilan Sosial. Dengan demikian tampak jelas secara substantif, semua prinsip dasar negara yang diajukan itu sama-sama diusung baik oleh mereka yang berasal dari golongan kebangsaan maupun dari golongan Islam,” kata Yudi Latief. Namun kata Yudi Latief konsep-konsep tersebut memang masih bersifat serabutan sehingga belum dirumuskan secara sistematik dan holistik sebagai suatu dasar negara yang koheren. Meski demikian, Yudi Latief menjelaskan jika pandangan-pandangan tersebut memberikan masukan penting bagi Bung Karno dalam merumuskan konsepsinya. Akhirnya setelah mendengar masukan dari BPUPK Bung Karno pun mendalami makna-makna dari hasil permusyawaratan tersebut. Ia menggali makna-makna itu dari sisi historis dan nilai-nilai budaya yang dipegang oleh masyarakat Indonesia sedari zaman kerjaan dulu. Akhirnya Bung Karno pun menetapkan jika nilai-nilai tersebut ialah Pertama Kebangsaan Indonesia, kedua Internasionalisme atau Perikemanusiaan, ketiga Mufakat atau Demokrasi, keempat Kesejahteraan Sosial dan Kelima adalah Ketuhanan yang Maha Esa. Dan kelima prinsip itu disebut Soekarno dengan Panca Sila. “Sila artinya asas ayai dasar dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan Negara Indonesia, kekal dan abadi,” kata Yudi Latief. Namun Bung Karno pun menyerahkan kepada anggota yang lain untuk menyusun urutan dari Panca Sila. Ia membebaskan adanya musyawarah dalam penentuan urutan dari cikal bakal Ideologi bangsa Indonesia tersebut. Hingga akhirnya Bung Karno membuat Panitia Sembilan. Tugas dari Panitia Sembilan ini ialah merumuskan Undang-undang Dasar 1945 dan menetapkan Pancasila Uniknya lagi-lagi panitia sembilan ini juga dibuat Bung Karno dari keberagaman Indonesia. Yakni 5 golongan kebangsaan dan 4 golongan ulama. Maka tidak heran dalam perumusan UUD 1945 ada kata-kata “Atas berkat Rahmat Allah yang maha kuasa dengan didorong oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan dan berkebangsaan yang bebas,” “Alinea ini mencerminkan pandangan golongan kebangsaan yang bebas dan golongan Islam yang melandaskan perjuangannya atas rahmat Allah,” tulis Yudi Latief. Bung Karno Menangis Saat Pertahankan 7 Kata Dalam hasil musyawarah Panitia Sembilan juga diputuskan bahwa Prinsip “Ketuhanan” dipindah dari sila terakhir ke sila pertama ditambah dengan anak kalimat “dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya. Maka dikenalah perumusan tersebut sebagai Piagam Jakarta. Namun hasil Piagam Jakarta itu mendapatkan respon dari Latuharhary. Ia merasa keberatan dengan pencantuman 7 kata tersebut karena dikhawatirkan akan menimbulkan akibat terhadap penganut agama lain. Tanggapan Latuharhary pun sempat menimbulkan perdebatan pro dan kontra. “Berkat kewibawaan Soekarno untuk sementara waktu kemacetan bisa teratasi,” kata Yudi Latief. Akhirnya pada 16 Juli dengan berlinang air mata Soekarno mengimbau agar yang tidak setuju dengan hasil perumusan panitia bersedia meninggalkan pendapatnya demi persatuan Indonesia. Dengan demikian hasil rumusan Piagam Jakarta dengan tujuh kata itu bertahan hingga akhir masa persidangan kedua pada 17 Juli 1945. Namun di bawah permukaan penyematan 7 kata itu mengganjal di permukaan. Ganjalan itu terutama datang dari golongan kebangsaan. Hingga akhirnya suasana kebatinan tersebut dibawa hingga sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Hingga akhirnya pada 18 Agustus 1945 selain menetapkan Bung Karno dan Bung Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Sidang tersebut juga memutuskan untuk menghapus 7 kata dan diganti dengan “Ketuhanan yang Maha Esa”. Atas hal tersebut Bung Hatta pun mendekati golongan Islam Indonesia. “Pagi hari menjelang dibukanya rapat PPKI, Hatta mendekati tokoh-tokoh Islam, alasannya demi menjaga persatuan Indonesia,” kata Yudi Latief. Adapun beberapa golongan Islam seperti Teuku Hasan dan Ki Bagoes akhirnya menerima usulan tersebut. “Pada waktu itu kami dapat menginsyafi, bahwa semangat Piagam Jakarta tidak lenyap dengan menghilangkan perkataan “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syarat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dan menggantinya dengan “Ketuhanan yang Maha Esa”,” kata Bung Hatta kala itu.

  • Sejarah di Balik Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945* Perjuangan memerdekakan Indonesia dari kolonialiasme telah melalui tahapan dan usaha yang panjang tetapi matang. Selain perjuangan fisik, bangsa Indonesia secara gigih mampu membangun pondasi kemerdekaan dengan merumuskan dasar dan ideologi negara melalui persiapan-persiapan yang dilakukan oleh para tokoh bangsa dengan wadah BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada Maret 1945 dan PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada Agustus 1945. Sejarah mencatat, ketika Jepang semakin terdesak dalam Perang Dunia II, Pemerintah Pendudukan Bala Tentara Jepang di Jawa melalui Saiko Syikikan Kumakici Harada mengumumkan secara resmi berdirinya BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada 1 Maret 1945 yang berjumlah 69 anggota. KRT Radjiman Wedyodiningrat (seorang tokoh Budi Utomo) ditunjuk sebagai Ketua. Walaupun badan ini dibentuk oleh Jepang, bagi para pemimpin perjuangan yang duduk di dalamnya, badan ini diarahkan untuk kepentingan kehidupan bangsa. BPUPKI menggelar dua kali sidang. Sidang pertama dibuka pada tanggal 29 Mei-1 Juni 1945 di gedung Cuo Sangi In dan 10-16 Juli 1945. Sidang pertama menetapkan Dasar Negara Pancasila dan sidang kedua menetapkan rancangan UUD 1945. Dalam sidang pertama, tepatnya pada tanggal 29 Mei 1945, Mohamad Yamin mengucapkan pidato yang berisi tentang asas-asas yang diperlukan sebagai dasar negara. Pada sidang tanggal 31 Mei, Soepomo juga mengungkapkan uraian tentang dasar-dasar negara. Akhirnya pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno secara gagah menyodorkan 5 poin yang diusulkan menjadi dasar negara. Pada saat itu, ia jugalah yang pertama kali menyebut “Pancasila” untuk 5 dasar yang diajukannya itu. Persiapan yang dilakukan oleh para tokoh bangsa termasuk salah satu perumus Pancasila KH Abdul Wahid Hasyim dari kalangan tokoh agama tidak lantas membuat mereka optimis dalam menyiapkan kemerdekaan. Hal ini diungkapkan oleh KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam salah satu kolomnya berjudul Kemerdekaan: Suatu Refleksi (Aula, 1991: 41). Dalam tulisan tersebut, Gus Dur menjelaskan dalam konteks usaha susah payah para tokoh bangsa dalam menyiapkan kemerdekaan. Mantan Presiden ke-4 RI ini mengatakan bahwa pada sidang lanjutan tanggal 1 Juni 1945 para pemimpin rakyat peserta sidang kebanyakan masih menyangsikan kemampuan bangsa Indonesia untuk merdeka. Meskipun demikian, dalam kesangsian sikap itu, justru dimanfaatkan oleh para tokoh bangsa sebagai energi positif untuk dapat merumuskan dasar negara. Artinya, kesangsian yang timbul bukan semata dari semangat perjuangan, tetapi dari pergolakan politik yang masih berkecamuk saat itu. Namun demikian, Gus Dur menegaskan akhirnya para pemimpin rakyat itu melalui perjuangan jiwa, raga, dan pikiran berhasil memerdekakan Indonesia dua bulan kemudian (17 Agustus 1945). Dalam konteks ini, Gus Dur ingin menyampaikan bahwa esensi kemerdekaan bukan hanya lepas dari penjajahan, tetapi juga terbangun persamaan hak (equality) di antara seluruh bangsa Indonesia yang majemuk. Secara tegas, Gus Dur mengatakan bahwa musuh kemerdekaan bukanlah terutama kekuasaan masyarakat dan negara, melainkan kesewenang-wenangan dalam penggunaan kekuasaan itu. Peran strategis KH Wahid Hasyim dalam perumusan Pancasila Jika balik lagi memperhatikan proses penyusunan dasar negara berupa Pancasila dan UUD 1945, apa yang dijelaskan oleh Gus Dur, itulah misi yang dibawa oleh para pemimpin rakyat agar dasar negara merupakan pondasi kokoh yang mengakomodasi kemerdekaan seluruh anak bangsa, bukan hanya Islam yang merupakan umat mayoritas. Seperti diketahui bahwa Tim 9 (sembilan) perumus dasar negara yang terdiri dari Soekarno, Muh. Hatta, A.A. Maramis, KH A. Wachid Hasyim, Abdul Kahar Muzakkir, Abikusno Tjokrosujoso, H. Agus Salim, Ahmad Subardjo dan Muh. Yamin, merumuskan salah satu bunyi Piagam Jakarta yaitu: “Ketuhanan, dengan Kewajiban Menjalankan Syari'at Islam Bagi Pemeluk-pemeluknya”. Sebelum Pembukaan/Muqaddimah (Preambule) disahkan, pada tanggal 17 Agustus 1945 Mohammad Hatta mengutarakan aspirasi dari rakyat Indonesia bagian Timur yang mengancam memisahkan diri dari Indonesia jika poin “Ketuhanan” tidak diubah esensinya. Akhirnya setelah berdiskusi dengan para tokoh agama di antaranya Ki Bagus Hadikusumo, KH. Wahid Hasyim, dan Teuku Muh. Hasan, ditetapkanlah bunyi poin pertama Piagam Jakarta yang selanjutnya disebut Pancasila itu dengan bunyi: “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Tokoh ulama yang berperan menegaskan konsep Ketuhanan yang akomodatif itu adalah KH Wahid Hasyim, ulama muda NU putra KH Hasyim Asy’ari yang juga tak lain ayah Gus Dur. Menurut Gus Wahid saat itu, “Ketuhanan Yang Esa” merupakan konsep tauhid dalam Islam. Sehingga tidak ada alasan bagi umat Islam untuk menolak konsep tersebut dalam Pancasila. Artinya, dengan konsep tersebut, umat Islam mempunyai hak menjalankan keyakinan agamanya tanpa mendiskriminasi keyakinan agama lain. Di titik inilah, menjalankan Pancasila sama artinya mempraktikan Syariat Islam dalam konsep hidup berbangsa dan bernegara. Sehingga tidak ada sikap intoleransi kehidupan berbangsa atas nama suku, agama, dan lain-lain. Pancasila yang akomodatif dalam konteks sila Ketuhanan tersebut mewujudkan tatanan negara yang unik dalam aspek hubungan agama dan negara. Dalam arti, negara Indonesia bukanlah negara sekuler dan bukan pula negara Islam, melainkan negara yang berupaya mengembangkan kehidupan beragama dan keagamaan (Einar Martahan Sitompul, 2010: 91). Jika saat ini ada sebagian kelompok Islam yang menolak Pancasila, bisa dikatakan dengan tegas bahwa mereka tidak ikut berjuang merumuskan berdirinya pondasi dan dasar negara ini. Peran Kiai Wahid Hasyim bukan hanya mampu menjabarkan Pancasila secara teologis dan filosofis terhadap rumusan awal yang diajukan oleh Soekarno pada 1 Juni 1945, tetapi juga menegaskan bahwa umat Islam Indonesia sebagai mayoritas menunjukkan sikap inklusivitasnya terhadap seluruh bangsa Indonesia yang majemuk sehingga Pancasila merupakan dasar negara yang merepresentasikan seluruh bangsa Indonesia. Menurut salah satu Sejarawan NU, Abdul Mun’im DZ (2016), tidak bisa dipungkiri bahwa dalam menjabarkan Pancasila, Kiai Wahid berangkat dari tradisi dan keilmuan pesantren, sehingga bisa dikatakan bahwa Pancasila merupakan kristalisasi ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Di titik inilah menurut Mun’im, NU dan seluruh bangsa Indonesia bukan hanya wajib mengamalkan, tetapi juga wajib mengamankan Pancasila

  • Nissa

  • Tiada daya tiada kekuatan tanpa seizinMu ya Robbi

  • Kesini lagi...

  • disni dulu sambil menunggu pukul 19.00 ,tayang perdana mv sabyan💕💕💕

  • TELAT COMMENT

  • sambil nunggu video terbaru tayang...

  • Sweaternha beli dimana ?.

  • setelah ini kak nisa jangan lakukan Kesalahan Itu lagi Yah kak ,, semangat kak aku dukung kakak Terus

  • 333rb

  • Pemuda/i Islam akhir zaman adalah orang yang optimis, fokus pada peluang dan kekuatan, bukan meratapi kelemahan dan tantangan. Itu yang membuat kita berbeda untuk menyongsong kebangkitan Islam.

  • Yg ksini cuma mau dilike doang kumpul.👍😂

  • wkkk

  • *BISMILLAH.... TETAP BERKARYA SABYAN !!* Hanya kalian yang menggebrak anak" muda bersholawat !!

  • Karomah habib abdullah bilfaqih malang. Ketika naik mobil ga sengaja menabrak anak kecil hingga tewas. Lalu dipanggil malaikat biar si anak hidup lagi. Si anak hidup lagii

    • @YT SERIES insya allah

    • Iyotaahhh ?

  • id-tv.org/tv/video-GP1VClXraNE.html

  • always support nissa n sabyan💗💗💗

  • SHOLAWAT (Ijazah Dari Al-Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bilfaqih Malang) بسم الله الرّحمن الرّحيم اَللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ ابْنِ عَبْدِ اللهِ ﺍلْمُشَفَّعِ عِندَ اللهِ وَ عَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ Allohumma Shalli 'Ala Sayyidinaa Muhammad Ibni Abdillah Al-Musyaffa'i 'Indallahi Wa 'Ala Aalihi Wa Sahbihi Wasallim (Dibaca 10x) 📝Faedah: Mendapat rezeki dhahir & batin, tidak meninggal dunia terkecuali telah diperlihatkan tempatnya disurga AAMIIN YAROBBAL ALAMIN ______________________ ﺟَﺰَﻯ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻨَّﺎ ﺳَﻴِّﺪَﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻤَﺎ ﻫُﻮَ ﺃَﻫْﻠُﻪُ سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِيْنَ وَ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ آمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ ...❤ Follow @omahsantri.id @sarungomahsantri @gubuk_solawat Semoga kita senantiasa mendapat Ridlo dari Allah, Syafaat dari Rasullullah, Karomah para Waliyullah, Barokah para Kiai dan Habaib serta wasilah doa orang tua kita. Alfatihah.. Bagi Anda yang ingin mengamalkan ijazah-ijazah di atas, silakan share postingan ini dan ketik "Qobiltu (saya terima)" pada kolom komentar dibawah ini.

  • semoga kita semua diberikan kesehatan dan ampunan atas segala kesalahan kita dimasa lalu dan akan datang..

  • 😭😭😭😭😭😭😢😢😭😢😭😭😭😢😢😂

  • Semangat terus ka nissa😍 MasyaaALLAH.. bagus banget nih lagu dan suaranya

  • Kak ada yg suka sama kakak

  • Terlepas dari semua masalah, masing-masing manusia tak luput dari salah. Kita tak patut menghamiki, karena kita pun punya salah. Perbedaannya hanya yang tersebar dan tertutup rapat, yang kita bisa lakukan hanyalah menasehati tanpa menghakimi, membenarkan tanpa menyalahkan, dan menegur tanpa menghina.

  • Tahukah anda knp viewer sabyan mkn berkurang ? Itu krn pd kena paparan tik tok sm game online x ya

    • @Balqis Aliya Khanzah tau tuh pd kmn x tuh viewer

    • Sedih bgt kemarin viewer maha kasih 400rb satu hari. M/v ini sdh 3minggu tapi baru 300an rb.

  • cover ya tarim sabyan❤️

  • Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: لَـقَدْ جَآءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِا لْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ laqod jaaa-akum rosuulum min angfusikum 'aziizun 'alaihi maa 'anittum hariishun 'alaikum bil-mu-miniina ro-uufur rohiim "Sungguh, telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman." (QS. At-Taubah 9: Ayat 128)

  • Mati itu tidak disukai tapi maksaaa kalo sudah waktunya

  • Kalo mati itu pastiii kenapa harus ditutup tutupi.

  • Ih ngak suka gelaii

  • Hello Khoirunnissa Your big fan Why did you Posting videos😒💫

  • Mantap

  • mampir lagi ke mv ini,smangat terus nissa,n sabyan💓😇

  • Kasian anaknya AYUS msh kecil,2....hrs psah .

  • Jiji ihh

  • Terus lah berdakwah lewat nada nada indah kalian wahai Sabyan

  • Yh kasian hamil😓

    • @shifa editz✅ salut gue kalau lu ga terusik hatinya ketika gue ingetin lu sama "MALAIKAT IZRAIL, ALAM KUBUR,YAUMIL AKHIR AND AKHIRAT" berarti yg BA**S*T ITU DIRI LU SENDIRI, BUKAN ORANG ORANG YG LU SEBUT BA**S*T DIATAS...🙃

    • @shifa editz✅ oke.. Gue Ngurusin biar OTAK lu Lurus,,,Terserah lu ye,, cuma punya otak and smartphone digunain dg baik ye.. Lu cari dah tu benar salahnya apa yg lu bilang,, sama INGET YE MALAIKAT MAUT KAPAN AJA BAKAL DATENG DI HIDUP KITA.. TOBAT KETIKA UDAH DI ALAM KUBUR MANA BISA. MANGKANYE HIDUP TUH BANYAK BANYAKIN BERBUAT BAIK, BERKATA KATA YANG BAIK DAN YG PASTI TOBAT, KASIAN EMAK BAPAK LU YANG UDAH NGEDIDIK LU DENGAN BAIK..

    • @Nitnot. Che trus napa lu urusin gw hidup org kok lu urusin🗿🗿🗿

    • @shifa editz✅ PUNYA TUHAN AND PUNYA AGAMA GA LU... INGET MATI YE,,INGET ALAM KUBUR, INGET JUGA AKHIRAT..INGET JUGA TUH SAMA MALAIKAT IZRAIL YG KAPAN AJA BISA NGEJEMPUT ELU ...

    • @Its. srsrsr_02 liat di youtube sana bangsad makanya sering sering baca berita

  • Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: اِنَّ اللّٰهَ هُوَ الرَّزَّا قُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِيْنُ innalloha huwar-rozzaaqu zul-quwwatil-matiin "Sungguh Allah, Dialah pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh." (QS. Az-Zariyat 51: Ayat 58)

  • Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: مَاۤ اُرِيْدُ مِنْهُمْ مِّنْ رِّزْقٍ وَّمَاۤ اُرِيْدُ اَنْ يُّطْعِمُوْنِ maaa uriidu min-hum mir rizqiw wa maaa uriidu ay yuth'imuun "Aku tidak menghendaki rezeki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki agar mereka memberi makan kepada-Ku." (QS. Az-Zariyat 51: Ayat 57)

  • Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَا لْاِ نْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ wa maa kholaqtul-jinna wal-ingsa illaa liya'buduun "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Az-Zariyat 51: Ayat 56)

  • Tatap semangat ka nisa 😊

  • I love you ka nissa❤

  • Awesome song nissa

  • Kak nisaaaa horeee i 💕 kak nisaaaaa

  • Video yg Laa Tabki Ya shagiri kenapa dihapus

  • Assalamualaikum bang ayus coba remake ya maulana tapi acoustik version

  • Astagfirullah hal adzim wa' as aluhu taubatan wal magfiroh. Di baca 3X setelah sholat fardhu 5 waaktu. Maka allah ampuni dosa dosanya.

  • Barangsiapa yg meniti jalan untuk mencari suatu ilmu maka allah memudahkan jalannya menuju surga HR.muslim

  • Siap komandan

  • Lagi hamil ya?

  • Sabyan prestasinya bener-bener menurun banget,biasanya setiap single terbarunya pasti trending,bahkan channel karaoke biasanya pada gercep up karaoke single terbarunya sabyan,sekarang boro-boro:(

  • mampir tiap hari ke mv ini,sambil nunggu lagu terbaru dari sabyan💗

  • Assalamu'alaikum, request sholawat mughrom dong☺

  • Nissa chubby in lagi dong pipinya😍😍😍

  • Gak ada yg bisa gantiin sabyan maaf lancang

  • Menurut imam sanusi r,a seorang ulama pengarang kitab tauhid. Orang tidak tau hukum akal bisa dikatakan gila. Hukum akal berbeda dengan hukum syariat.

  • terus berkarya..

  • Vidio 1 menit nya ga ada ini , biar seru

  • Kalo misalnya celaka itu nimpa dirimu keluargamu anakmu hartamu. Rasanya gimana ? Baru tau rasa.

  • Yang penting saya happy. Oranglain bodo amat . Agama nya ga ada . Bodo ilmu agama jauh agama

  • Kalo nasehat nasehat agama di larang . Majelis dilarang. Orang orang itu bakal berani salah tidak ada rasa takut. Sadis sadis tidak belas kasih

  • Parkir motor ada curanmor. Orang gila

  • Orang lagi jalan tiba tiba ada begal rampok ? Orang gila

  • Manusia sekarang itu kaya vampire atau jombi. Hati hati

  • Kiamat kiamat kiamat

  • Maka zaman sekarang manusia gila gila ? Hati hati